Sabtu, 16 November 2013

JALAN-JALAN KE EROPA BARAT: Keputusan Melancong Sendiri Atau Menggunakan Tour.

Untuk memperhitungkan kebutuhan biaya perjalanan, maka saya mulai mencari informasi urusan tiket, hotel dan visa. Visa harus diurus di dua kedutaan,  yakni Kedutaan Inggris untuk masuk ke London dan visa Schengen di kedutaan salah satu negara Uni Eropa. Untuk visa Schengen, saya memiliki dua pilihan yakni ke Kedutaan Italia atau Spanyol sebagai negara yang telah pernah saya kunjungi di tahun 2011. Pertimbangannya adalah bahwa karena saya telah pernah berkunjung ke negara-negara tersebut, maka pengurusan visanya akan lebih mudah daripada ke negara yang belum pernah saya kunjungi. Setelah meneliti semua persayaratan, termasuk biaya pengurusan visa, akhirnya saya memutuskan mengurus visa ke Kedutaan Italia karena biayanya lebih murah dibandingkan ke Kedutaan Spanyol.

Pengurusan visa dapat dilakukan dengan dua cara, yakni melalui agen perjalanan atau mengurus sendiri. Pengurusan melalui agen perjalanan akan lebih mahal, karena harus membayar jasa agen perjalanan tersebut. Namun tentunya akan lebih mudah dalam memenuhi semua persyaratan yang diminta pihak kedutaan. Untuk itu, saya terlebih dahulu mendatangi beberapa agen perjalanan seperti Dwidaya Tour, Anta Tour dan Bayu Buana untuk menanyakan persyaratan dan biaya-biayanya. Saya lalu membandingkan biaya pengurusan dari ketiga agen perjalanan tersebut yang satu sama lain besarnya berbeda-beda untuk pengurusan visa ke negara yang sama. Selain itu, saya juga mencari infomasi online ke website kedutaan Italia dan Inggris untuk mengetahui persyaratan dan biaya yang dibutuhkan dalam pengurusan visa tersebut. Setelah memperhitungkan dan mempertimbangkan semua informasi yang terkumpul, saya akhirnya memutuskan untuk mengurus sendiri visa ke Kedutaan Inggris dan Italia. Untuk itu, saya terlebih dahulu melengkapi semua persyaratan yang diminta - yang pada dasarnya sama untuk kedua kedutaan tersebut, yakni :
- Surat keterangan kerja dari kantor. Dalam surat tersebut harus tercantum, posisi / jabatan serta periode kerja dari bulan / tahun berapa sampai dengan berapa.
- Copy buku tabungan aktif selama 3 bulan dengan minimal tabungan 50 juta rupiah
- Surat keterangan dari bank tempat menabung yang menyatakan saya adalah nasabah bank tersebut yang memiliki tabungan dengan nomor ... dan telah menjadi nasabah sejak tahun...
- Rekening koran tabungan / copy print out buku tabungan 3 bulan terakhir untuk membuktikan bahwa rekening tersebut aktif digunakan
- Copy bukti reservasi hotel
- Copy bukti tiket pesawat dan kereta - jika menggunakan kereta antar negara di Eropa
- Passport yang masih aktif minimal selama 6 bulan ke depan
- Surat asuransi perjalanan - yang besar asuransinya sesuai dengan lama waktu kunjungan. Makin lama waktu kunjungan, biaya asuransinya juga makin besar. Surat ini dapat dibeli di agen-agen perjalanan
- Copy Kartu Keluarga
- Pas foto terbaru ukuran 3 x 4cm dengan latar belakang putih - ada petunjuk khusus di website tentang ini.
- Formulir aplikasi visa yang telah diisi lengkap dan ditandatangani. Formulir aplikasi Kedutaan Italia diunduh dari website lalu diisi dan diserahkan bersama persyaratan lainnya. Untuk Kedutaan Inggris, formulir aplikasi diisi online sampai selesai. Pada saat selesai, akan ada instruksi untuk print out aplikasi tersebut guna dibawa pada saat penyerahan aplikasi dan semua persyaratan lainnya.

Setelah mendapatkan persyaratan tersebut, saya mulai sibuk mengumpulkan satu demi satu dokumen yang dibutuhkan. Urusan tabungan sangat krusial karena ketersediaan dana di tabungan belum sampai 50 juta sebagai batas minimal yang sekaligus dapat meyakinkan pihak kedutaan untuk menyetujui aplikasi visa. Urusan surat keterangan kantor sangat mudah, karena kantor telah terbiasa memberikan surat keterangan bagi staf yang melakukan perjalanan dinas ke luar negeri. Setelah memikirkan bagaimana mempercepat jumlah tabungan agar segera dapat memenuhi persyaratan, saya melakukan penghematan belanja bulanan dan juga menjajaki peminjaman dana tunai tanpa bunga ke penyedia kartu kredit yang saya gunakan.

Pendek cerita, syarat jumlah dana yang dibutuhkan telah terpenuhi. Namun, saya tidak buru-buru mengajukan aplikasi, karena selain persyaratan lain yang juga penting seperti tiket pesawat, kereta dan reservasi hotel belum tersedia, jika tabungan yang telah memenuhi syarat tersebut tidak aktif, justru akan menimbulkan kecurigaan petugas yang memeriksa copy buku tabungan pada saat aplikasi diajukan. Sudah menjadi cerita umum, bahwa banyak orang memenuhi persyaratan tersebut dengan cara meminjam duit salah satu anggota keluarga atau teman yang ditransfer ke tabungannya, kemudian pemegang rekening mengurus surat keterangan dan rekening koran untuk membuktikan ketersediaan dana, lalu dana yang dipinjam ditransfer balik ke rekening pemberi pinjaman - yang mana sering menimbulkan kecurigaan petugas pengurusan visa sehingga visa yang seharusnya diperoleh dalam periode waktu 10 hari bisa menjadi berbulan-bulan atau bahkan lebih buruk lagi ditolak. Karena itu saya tidak terburu-buru mengajukan aplikasi visa karena selain masih mengurus tiket dan reservasi hotel, tanggal melancong pun masih 3 bulan yang akan datang, yakni pada minggu ketiga Agustus sampai dengan minggu kedua September. Pada periode tersebut, saya pun mulai mencari tiket dan reservasi hotel.

Untuk urusan tiket pesawat, saya mencarinya melalui beberapa website, yakni www.kayak.com untuk perjalanan Jakarta - London - Madrid - Jakarta. Melalui website tersebut, langsung ada penyaringan dari harga termurah sampai dengan harga termahal. Namun ada masalah karena tidak semua maskapai dengan tiket termurah melayani rute yang saya inginkan. Saat pencarian dilakukan, muncul dua kandidat maskapai, yakni China Airlines dan Philippine Airlines sebagai yang termurah dengan rute Jakarta London PP. Hal ini tidak menguntungkan bagi saya, karena jika memutuskan menggunakan salah satu dari kedua maskapai tersebut, maka perjalanan saya harus pergi dan pulang dari London. Padahal saya ingin pergi ke London, Inggris dan baliknya dari Madrid, Spanyol. Jika akan tetap menggunakan salah satu maskapai tersebut, maka saya terpaksa hanya bisa membeli tiket sekali jalan, lalu balik ke Jakarta dari Madrid harus membeli tiket maskapai lain yang memiliki rute Madrid - Jakarta. Masalah kedua, dari segi harga, kedua maskapai tersebut menawarkan harga termurah dibanding maskapai lainnya. Namun, waktu tempuhnya lebih lama. Contoh jika menggunakan Emirates atau Etihad, waktu tempuh Jakarta - London adalah 16 dan 17 jam, sedangkan jika menggunakan China Airlines atau Philippine Airlines, waktu tempuhnya 36 dan 21 jam. Dengan harga tiket lebih mahal dengan waktu tempuh 18 jam 36 menit, pilihan ketiga adalah Malaysia Airlines.

Dalam masa pencarian tiket ini, secara kebetulan saya menemukan link suatu penyedia jasa tour Eropa bernama expatexplore (www.expatexplorer.com) yang menawarkan beberapa paket perjalanan ke kota-kota di Eropa dan Timur Tengah. Saya kemudian mempelajari paket-paket yang ditawarkan lalu membandingkannya dengan tempat-tempat wisata dan kota-kota yang akan saya kunjungi. Karena tertarik, saya lalu memutuskan mengontak agen perjalanan tersebut yang beralamat di London. Oleh karena secara fisik, agen perjalanan yang menawarkan tour tersebut tidak bisa dikunjungi secara langsung, maka saya melakukan komunikasi intensif dengan pihak Expat Explorer. Saya juga mencari informasi pembanding melalui google dan facebook untuk memastikan bahwa agen dan paket yang ditawarkan bukanlah suatu penipuan.

Dalam masa komunikasi tersebut yang berlangsung selama 3 minggu, saya juga mulai menghitung semua biaya yang akan saya keluarkan jika saya melakukan perjalanan sendiri tanpa tour. Tentu saja pilihan perjalanan sendiri atau bersama tour akan ada konsekuensi-konsekuensinya. Perjalanan sendiri akan memiliki keasyikan tersendiri karena bisa bebas mengatur waktu dan tempat yang akan dikunjungi. Jika melakunnya bersama tour, maka kebebasan waktu dan tempat sepertinya tidak diperoleh. Setelah berkomunikasi intensif dengan pihak expatexplorer, termasuk pembiayaan, hotel, tempat wisata, kota-kota yang akan dikunjungi yang saya bandingkan dengan perhitungan jika saya melakukannya sendiri, akhirnya saya memutuskan untuk mengabungkan antara melancong sendiri di beberapa kota dan mengikuti tour dari Inggris ke beberapa kota lain. Pertimbangannya adalah dengan mengikuti tour, maka saya tidak akan kehabisan waktu saat tiba di suatu kota untuk urusan hotel dan transportasi. Pengalaman pertama saya saat ke Italia dan Spanyol adalah waktu habis untuk mencari transportasi, termasuk ke stasiun kereta (Metro) dan juga mencari alamat hotel yang telah dipesan online. Dengan mengunjungi belasan kota sekaligus, dapatlah dibayangkan waktu yang harus saya habiskan untuk mendapatkan transportasi yang sesuai dan hotel yang telah saya pesan di kota-kota yang saya kunjungi.

Setelah mempelajari berbagai paket yang ditawarkan, akhirnya saya memutuskan mengambil salah satu paket. Namun karena paket tersebut tidak melewati beberapa kota di Inggris dan Spanyol yang saya rencanakan untuk kunjungi, akhirnya saya memutuskan menggabungkan keduanya yakni melancong menggunakan jasa tour ke Perancis, Swiss, Italia, Vatikan, Jerman dan Belanda. Sedangkan melancong ke Inggris (London) dan Spanyol saya lakukan dan urus sendiri. Karena saya telah pernah melancong ke Madrid, Sevilla dan Granada pada tahun 2011, maka saya cukup percaya diri mengurus dan melancong sendiri ke Barcelona, Cordoba dan Madrid di Spanyol serta London di Inggris. Dengan demikian, saya akan memiliki dua pengalaman berbeda dalam perjalanan kali ini. Melancong menggunakan tour dari Eropa tentunya akan mempertemuakan saya dengan orang-orang lain dari berbagi negara yang bersama sama melakukan perjalanan tersebut.

3 komentar:

  1. Assalamualaikum Tuan/Puan.

    Salam dari Elang Lombok Tour.
    Kalau Tuan/Puan nak melawat ke Lombok Indonesia, jangan risau hati sila hubungi :

    ELANG LOMBOK TOUR
    Tour operator & Travel Agency

    Apa bila Tuan/Puan ingin melawat bersama family atau rakan-rakan kat Lombok island dan memerlukan kenderaan jangan risau hati, ELANG LOMBOK TOUR menyediakan PAKET TOUR dan PENGKHIDMATAN KENDERAAN dengan harga yang sangat berpatutan, dan dengan driver yang mesra, educated, baik hati,sopan dan sudah lama berpengalaman dalam memberikan pelayanan pada pelancong dari Malaysia. Menjadikan lawatan Tuan/Puan sangat berbaloi dan bermakna.

    Contact person :
    AFFANDI
    BBM 51fd8768 / IG : @pariwisatalombok
    Mobile : +62 8223 771 6583 ( WhatsApp )

    BalasHapus
  2. pengalamannya sangat menarik ka, jangan lupa cek juga itinerary Muslim Tour Eropa sama Paket Umroh Desember 2016. Terimakasih

    BalasHapus
  3. apakah hemat kalau pake paket tour ke luar negeri ???

    BalasHapus

JELAJAH INDONESIA. Pulau Rote & Ndana: Menjejaki Negeri Para Leluhur

1 perahu dari Pelabuhan Oeseli, Pulau Rote  Akhirnya, perahu nelayan milik Pak Ardin membawa kami mendekati tepi pantai Pulau Ndana. Tep...